Skip to main content

Posts

Wanita dan Peranannya

Pagi itu kelas keakhwatan di pesantrenku kosong karena ustadzah yang mengampu berhalangan hadir. Jadilah pemandu kami menugaskan kami untuk menulis tentang peran perempuan secara umum. Here's my answer.

Awal

Aku selalu kagum pada kata “awal”. Bukankah kita semua punya awal? Kata pertama, pertemuan pertama, pengakuan pertama, dan kematian pertama. Apa yang pada di awal sedikit banyak berpengaruh kepada apa yang ada sekarang, dan sebenarnya, awal adalah akhir dari sesuatu yang lain.

Hujan dan Kantuk

Pernah merasakan ngantuk saat hujan? Atau kenyamanan-kenyamanan berlebih yang hadir saat ribuan rintik menghujam daratan? Atau muncul kedamaian pikiran saat terhempas hujan? I'll tell you what. Hujan dan rasa nyaman itu memang digariskan bersama. Penasaran bagaimana ceritanya?

Tentang bersungguh-sungguh

Secara sederhana manusia terprogram untuk dapat menerima informasi berjumlah tak terbatas dan memprosesnya untuk dijadikan landasan pengambilan keputusan. Proses ini berulang hingga akhir hayatnya. Itulah mengapa algoritma paling mutakhir saat ini memiliki kemungkinan untuk melakukan pengambilan informasi ulang sampai tak hingga. Untuk mengawali tulisan ini saya ingin menitik beratkan pada miskonsepsi tentang kata jihad. Karena sudah seharusnya yang menguasai panggung media virtual adalah kaum literat.

Sebegitunya kah?

"Nabila pernah kan jatuh cinta yang sampe bikin dhag dhig dhug, yang bikin serba salah, yang aneh gitulah pokoknya?" -pertanyaan konfirmasi plus cekikikan di ujung telpon, malam itu-