Skip to main content

Posts

April: Lang Leav

When was the last time you said I love you, and mean it? Never When was the last time you heard those words back? Never When was the last time you felt like someone knew you and not the person you've been pretending to be? August 7th, last year When was the last time you felt like yourself? Right now onward When was the last time you heard someone say his/her name? Yesterday When was the last time it killed you to hear it? Never When was the last time you felt love well up in you like a newly struck spring, like an outpouring of the soul? 6:56, last sunday When was the last time she/he called you beautiful or admirable? Last two days When was the first? Arround 8 months ago

Pengingat untuk Revisi Proposal

Terima kasih kepada panic attack yang tahu diri sudah muncul 3 hari sebelum hari H. Terima kasih atas reaksi yang keluar dari hasil reaksi adenosin tri fosfat pada tengah malam. Terima kasih telah menjaga saya dalam misi revisi latar belakang proposal!

Nasionalisme itu gimana?

Aku tak yakin kapan terakhir kali mendengarkan lagu Indonesia Raya. Dan ya, aku yakin aku akan menukar-nukar liriknya tanpa sadar. Selama 11 tahun upacara bendera dan acara formal lainnya, juga bisa dihitung hanya berapa kali aku memejamkan mata, itupun karena kepanasan.

Legitimasi sebuah bantuan

Terima kasih kepada dosen matkul negosiasi bisnis internasionalku, Bu Reza, yang selalu menganalogikan negosiasi integratif dengan pernikahan, ide ini datang saat aku ngantuk di kelas pagi tanggal 8 April 2016.

Tentang Kreasi dan Konsumsi

Bagaimana kita mencerna berpengaruh terhadap kualitas aksi yang kita lakukan. Apa yang menjadi asupan kita bertindak sebagai bahan bakar semangat. Dan kapan aksi yang kita lakukan menjadi gambaran bagaimana hidup akan berjalan.

About (effective) crying

Lot of things happened recently. And to document what happened isn't easy for me, especially to express it verbally. But recent moments is enough to (again) realize and take a look on something: the more I resist to deny that I never cry, the more I have this ability to recall each tears I've spent on something. The more I want stuff to happen, the more likely it won't happened at all. The more I did not expect something foolishly, the more calmness followed.

Penuh

29 Agustus 2015 Saat aku menulis ini, aku sedang berada di kamarku, kamar lamaku. Kosong. Hanya lemari kayu besar, yang kuingat baru dibeli saat pertama kali pindah kesini. Dan beberapa baju yang kugantung seadanya. Oh..ada juga boneka anjing besar terbungkus plastik di atas lemari, dulu itu kunamai dogi ( aku tak perlu menggunakan huruf y dan huruf g dobel, toh bunyinya sama ).